Thursday, July 2, 2009

BONEK maunya apa sech !



(ilustrasi gambar dari persibo-boromania.blogspot.com)

Oleh : Abdul Hafiz

Bocah nakal atau lebih dikenal dengan sebutan BONEK ini, pada pertandingan antara Persebaya vs PSMS memang tidak melakukan Pengrusakan stadion, papan reklame, pemukulan supporter lain, ini msangatlah kita harapkan sehingga pertandingan sepakbola dapat kita tonton ddengan nyaman dan penuh suka ria.

Akan tetapi, hal ini bertolak belakang dengan pengrusakan yang dilakukan bonek ini di setiap stasiun-stasiun yang dilewati disetiap perjalan bonek menuju kandangnya di Surabaya.

Seperti yang dilansir http://tempointeraktif.com pada 1 juli 2009 kemaren, usai meluapkan kegembiraannya didepan suporter PSMS, bonek ini membawa malapetaka terhadap stasiun-stasiun yang dilewati, sehingga menyebabkan kerugian jutaan dan bahkan menurut sumber lain, kerugian yang dialami PT. KAI mencapai puluhan juta Rupiah. weleh-weleh.......

Sebagai warga surabaya, mereka hendaknya merasa bangga dapat memberikan dukungan moral secara langsung dihadapan klub yang mereka elu-elukan, bukan sebaliknya merusak fasilitas nasional yang tentunya berakibat fatal dan bahkan merugikan orang lain.

Melihat fenomena ini, saya jafdi berfikir, fasilitas apa yang tidak diberikan kepada mereka?, tempat duduk suporter yang sama dengan yang lain, Transportasi, dan bahkan dikhususkan kereta api sendiri bagi bonek ini. ataukah sebaliknya mereka dizhalimi, tapi bukti menunjukkan sebaliknya, mereka menzhalimi pedagang kecil-kecilan, yang kemungkinan ada diantara mereka yang juga berprofesi sama, yang kadang-kadang diusir SatPol PP.

Kalau melihat dari kondisi sosial mereka, bukan semuanya preman jalanan, buktinya ada situs yang mencitrakan mereka http://www.bonek.org dan blog tersendiri http://bonek-suroboyo.blogspot.com. ini membuktikan diantara mereka ada yang berpendidikan. sebagaimana yang kita ketahui bahwa, Pendidikan pada hakikatnya ialah "Memanusiakan Manusia". dalam penerapannya bagaimana seseorang mengerti akan arti hidup dan kehidupannya.

pernah suatu hari nanti terbayangkan akan adanya sebuah perubahan pada Bonek ini. mereka Lantang Di Stadion dan Anggun diluar Stadion.

Wallahu 'a'lam Bisshawaab

Baca Selengkapnya......

Tuesday, March 24, 2009

Demi Harkat dan Martabak ?



oleh : Abdul Hafiz

Pemilu raya tinggal 16 hari lagi........!. berbagai photo Caleg dan atribut Parpol menyemarakkan badan-badan jalan kota Bukittinggi maupun kabupaten Agam. dari pepohonan kota sampai rambu-rambu lalu lintas menjadi lahan untuk pemasangan atribut berbagai politik nasional beserta para Calon Anggota Legislatif.



saat melihat satu gambar yang diujung namanya Dt......., saya tertegun sambil berfikir, mengapa orang-orang yang dianjuang Tinggi diamba gadang ini mengambil keputusan yang cukup beresiko ini. apa yang menjadi visi dan misi dari mereka yang "..." melangkah berkelana kedalam dunia politik tanah air yang carut marut ini. apakah mereka lupa akan kaumnya ataukah kaumnya yang acuh tidak acuh kepadanya ?.

saya hanya bisa mendo'akan mereka siap dengan segala konsekwensi yang nanti terjadi kepada mereka

IHDINASHIRATHAL MUSTAQIM
Baca Selengkapnya......

Monday, March 23, 2009

Bukittinggi Meledak !




Oleh : Abdul Hafiz

Tepatnya Minggu siang pukul 14.15 WIb waktu jam saya, kteika itu saya sedang duduk bermesraan menyandarkan diri ketembok tangga istana Bung Hatta, karena waktu ibreak pertandingan Taekwondo Bung Hatta Cup Se-Sumatra yang memasuki hari terakhir pertandingan yang sudah dimulai sejak tanggal 20 maret kemaren.

dooooooooooooooooooaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaar ! bhusssssssssssssssssssssssssssh !
(suara ledakan yang mengejutkan kerumunan atlet yang sedang melepas lelah mereka untuk memepersiapkan diri guna mengikuti pertandingan selanjutnya.

Tiba-tiba suara teriakan terdengar dari satu kerumunan atlit yang beristirahat di taman Bung Hatta. ternyata salah satu kaki salah seorang dari mereka terkena serpihan ledakan yang meledak dari depan Gerbang Ramayana yang berada diseberang Jalan Area Jam Gadang Bukittinggi.

perkiraan sementara penyebab dari ledakan tersebut berasal dari tabung Gas dari Pedagang Balon yang berjualan didepan gerbang Ramayana.

sampai sekarang saya tidak mengetahui secara detail penyebab Ledakan dan berapa korban yang ditimbulkan oleh Ledakan tersebut.
Baca Selengkapnya......

Wednesday, March 18, 2009

Mengapa Begitu ?



Oleh :Abdul Hafiz

(gambar diatas adalah ilustrasi, dan gambar kopian dari blogger lain)

Dalam perjalan menuju kampus tercinta, yang memasuki usia perkuliahan senja, karena hanya tinggal beberapa mata kuliah yang akan diselesaikan secepatnya, guna memasuki dunia kerja yang menanti dengan tangan terbuka. cieeeeeeeee putis juga nech #,oke kita lanjutkan !

tasi pagi kira-kira pukul ) 07.55 WIB waktu di jam tangan saya, tiba-tiba datang sebuah mini bus yang melaju kira-kira 40 km per Jam. tepat di sebelah kanan saya karena sebagai pengguna kendaraan roda dua kita harus mematuhi peraturan lalau lintas ya Nggak pak Polisi !.


Saya melihat seorang Bocah yang bergelantungan di pintu masuk mini Bus tersebut. saya heran kenapa sang sopir membiarkan sang bocah disana, apakah sang sopir tidak tahu atau kenapa? pertanyaan itu muncul dalam benak saya.

sayapun langsung menambah kecepatan dan memepet mini Bus tersebut, saat berpapasan dengan mini bus tersebut, asumsi saya berpendapat bahwa sang bocah bergelantungan di pintu mini Bus tersebut bukan tanpa sepengetahuan sang sopir, karena melihat ciri-ciri pakaian, dan karakter bocah tersebut mengatkan bahwa saya tidak sekolah !.

kenapa saya berasumsi seperti demikian ?, alasan saya yang pertama, Pada jam Segini kenapa dia tidak beradaa disekolah !, yang kedua, Pakaian yang digunakannya,bukanlah seragam sekolah !.

sambil ketawa terbahak-bahak geli melihat tingkah bocah yang cukup subur, dengan berat kira-kira 40 kg ini dan tinggi 145 cm ini beraksi dengan style gitaris yang melantunkan sebuah irama Rock. kalau tidak salah menerka dia melantunkan kata-seperti ini " bla.....pla....bbbpllaaaa. blapp .....bplaaaaaaaaab. ....". karena keasyikan sya ingin tahu dan mendengarr lebih jelas apa nyayian yang dilantunkan eeee..... kami pun berpisah, karena jalan yang akan saya tempuh adalah jalan jendral soedirman, bukan jalan Baypass.

dengan senyuman yang masih merekah sya terpanggil untuk mernung kana kehidupan yang keras ini, bagai mana nasib sang bocah ini nantinya, apakah akan menjadi Pengusaha Mini BUs, ataukah akan menjadi anak-anak terminal yang sama-sama kita ketahui "hmmhm"


Allah jadikan apa yang kulihat sebagai bekal untukku mengarungi Bahtera kehidupan Ini !
Baca Selengkapnya......

Tuesday, October 7, 2008

Taqabbalallahu MInna wamingkum fataqabbal Ya Karim


Oleh : Abdul Hafiz

Satu bulan sudah berlalu bagi kaum muslimin seluruh dunia untuk menjalankan ritual keagamaan yang begitu istimewa, yaitunya bulan Ramadhan. dimana hanya dengan penuh keimanan dan pengharapan yang sangat dari Hamba kepada Allah swt maka sempurna lah ketqwaan seorang hamba Allah subhanahu Wata'ala.

Namun tidak dapat dipungkiri juga begitu banyak orang yang berpuasa hanya mendapatkan lapar dan dahaga, karena begitu banyaknya perbuatan tercela yang disengaja oleh mereka yang berpuasa lakukan, sehingga pahala yang mereka kumpulkan semenjak pagi sampai petang dikikis habis oleh perbuatan tercela yang mereka lakukan selama berpuasa, sementara Allah mengatakan: Janganlah kalian mencampur adukkan yang benar dengan yang salah.... Wallahu A'lam Bishawab.

Adanya Ramadhan ini memperlihatkan kepada kita bahwa Islam adalah agama yang terbuka,dan Allah swt maha pengampun kepada Hambanya.namun amat disayangkan sang hamba sering lupa dan terlena dengan dunia.

Bulan Syawal yang kita nikmati sekarang adalah bukti lain yang bisa kita rasakan sendiri dengan keimanan kita, bahwa Allah swt memberikan kita peluang emas kedua bagi kita yang masih kurang maksimal menjalankan ubudiyah kepada Allah swt.

Hendaknya kita sadar akan kealpaan kita sebagai Hamba Allah Subhanahu Wata'ala, begitu banyak nikmat yang telah diberi, hendaknya kita syukuri dengan menunaikan tugas kita sebagai khalifah dibumiNYA.


Baca Selengkapnya......

Wednesday, September 17, 2008

Tempuhlah JalanNYA


Oleh : Abdul Hafiz

Manusia merupakan hamba Allah yang paling sempurna diciptakan, sehingga Allah menjadikan mereka sebagai khalifah Allah di muka bumi ini.amanah yang diberikan Allah SWT kepada manusia ini bukanlah sebuah amanah yang ringan, akan tetapi merupakan sebuah cobaan yang harus diperhatikan dan dijalankan secara seksama oleh mereka.


Eksistensi manusia dalam dunia ini merupakan ajang menunjukkan kehambaan mereka kepada Allah, apakah mereka taat ataukah menyimpang dari ajaran yang diajarkan oleh Al Qur'an dan Sunnah yang dibawa oleh rasullullah SAW.

Ketika manusia berbuat kesalahan mereka akan menerima balasannya(Dosa), begitupun ketika mereka berbuat kebajikan atau amal shaleh, maka mereka juga akan menerima balasannya (Pahala). komitmen ini adalah sebagai tolak ukur sejauh mana seorang hamba itu benar-benar menjalankan amanah yang diemban olehnya.

Sudah selayaknya kita sebagai Wakil Allah dimuka Bumi ini melakukan hal-hal yang disukai Allah dan menjauhi segala macam yang dibenci Allah SWT. bukan sebaliknya.

Karena Hidup hanya sekali dan bukan untuk percobaan
Baca Selengkapnya......

Wednesday, September 3, 2008


Oleh : Abdul Hafiz

Melihat fenomena yang terjadi pada masyarakat, puasa hanya menjadi ritual tahunan belaka, tanpa adanya perhitungan, apakah puasanya diberkahi atau tidak?

Puasa merupakan rukun islam yang ketika setelah syahadat dan shalat. namun penerapannya pada umat saat sekarang apakah sudah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh rasullullah SAW kepada kita.


Begitu banyak kekeliruan yang kita temukan, Pertama, mulai dari Budaya BALIMAU yang sudah menjadi tradisi pada masyarakat Sumatera Barat (Minagkabau, kalau kita menilai dari maknanya, tidak lah salah, karena BALIMAU disini diartikan dengan mensucikan hati dan diri kita dari segala macam yang akan merusak pahala ibadah kita ini, akan tetapi, kesalahannya ialah ketika Budaya BALIMAU ini disalah artikan oleh para muda-mudi kita dengan acara MANDI BASAMO baik laki-laki dan perempuan dalam satu kolam renang.

Kedua, Menahan Nafsu dalam bulan Ramadhan ini ialah, menahan dari segala yang akan membatalkan puasa kita, baik nafsu makan minum ataupun nafsu syahwat, akan tetapi muda mudi kita masih bisa berpapasan dan berpegangan tangan dan berdua-duaan.

Ketiga, Sbar menjadi benteng yang akan kita pertahankan, akan tetapi amarah masih saja dapat kita lontarkan dengan gamlang kepada orang yang membuat kita marah.

Apakah ini yang kita harapkan pada puasa kita bulan ini, atau mungkin sebuah kesempurnaan yang membawa kita kepada keberkahan ramadhan...?

Wallahu "alam Bisshawab..!
Baca Selengkapnya......

SEPUTAR ISLAM